Memasuki Purna Tugas, Ini Pesan Kepala Sekolah SDN 04 Kempo
DOMPU, DOMPUPOST. COM
Memasuki masa purna tugas adalah suatu hal yang biasa dijajaran Aparatur Sipil Negara ( ASN). Demikian juga yang terjadi pada Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Kempo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusatenggara Barat (NTB), Abdul Muis, S. Pd ini.
Pria yang telah 39 tahun mendarma bhaktikan dirinya sebagai guru yang juga dijuluki ‘Pahlawan Tanda Jasa ini’. lalu apa sih konsep hidupnya, sehingga mampu membawa anak-anaknya meraih kesuksesan? Abdul Muis mengakui konsep hidupnya sederhana yang selalu dia tanamkan pada ke enam anak-anaknya.
Adapun konsep hidup pria yang lahir 31 Desember 1965 ini, yakni “Belajar Keras, Kerja Keras dan Menanamkan Nilai Religius.” Selain selalu menanamkan konsep hidup itu pada ke enam anaknya, Abdul Muis juga selalu mendorong anak-anaknya menjadi orang yang sukses dan bisa memberikan manfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat banyak.
Dan alhamdulillah dari ke enam orang anak dari pasangan Abdul Muis, S. Pd dan Rohani yang juga seorang guru ini, rata-rata mengkikuti jejak kedua orang tuanya menjadi pendidik.
Selain separuh umurnya telah mendarma bhaktikan dirinya sebagai seorang guru profesional. Anak pertama dari pasangan H. Sarbini-Aswah yang lahir di Desa Sari, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima ini selalu mengasah ilmu dengan membaca, menonton literasi-literasi mengenai kependidikan dan ilmu kemasyarakatan. Dan segudang sertifikat pun telah diraihnya dari hasil mengikuti berbagai pelatihan tentang kependidikan.
Ketika disinggung masalah hobi, Kepala Sekolah SDN 04 Kempo yang akan mengahiri karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tanggal, 31 Desember tahun 2025 ini, dengan senyum khasnya mengatakan.
“Hoby saya bernyanyi sejak dulu”ujar ayah dari Nur Husnul Khotimah yang juga memilih karir sebagai dosen di Perguruan Tinggi Muhamadyah Bima ini.
Kepiawaianya dalam mengolah vokal memang sudah tidak diragukan lagi, ayah dari Reza Alfahruzi, S. Pd yang juga mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang guru ini kerap tampil bernyanyi diberbagai acara.
Pria yang pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Satuan Pendidikan, SDN 2 Kempo, SDN 17 Kempo, SDN 3 Kempo dan terakhir menjadi Kepala Satuan Pendidikan di SDN 04 Kempo saat ini.
Bakatnya di tarik suara terutama lagu-lagu bernuansa religius ini, selain dijadikan sebagai hobby juga dijadikanya sarana untuk menyiarkan agama Allah.
“Selain sebagai hobi juga media dakwah,” ujarnya Kamis (27/11/2025.
Pria yang juga alumni Universitas Muhamadyah Makasar Sulawesi Selatan ini, merupakan pengagum lagu raja dangdut, H. Rhoma Irama.
Disela-sela kesibukannya sebagai Kepala Sekolah, Pria yang pernah menjadi guru selama sepuluh tahun di Kota Angin Mamiri ini, juga mengisi waktunya sebagai seorang penceramah di berbagai Masjid dan acara-acara kemasyarakatan.
Istrinya Rohani yang telah memberikannya enam orang anak ini, meninggal tahun 2021 dan telah menikah lagi dengan seorang wanita yang masih keluarga dekat istrinya yakni, Hafsah, S. Pd pada tahun 2023 yang juga saat ini menjadi Kepala Sekolah.
Adapun pesanya kepada guru-guru di SDN, 04 Kempo dimana perkembangan terbaru terhadap pandangan mengenai belajar mengajar terus mengalami perubahan sesuai tuntutan jaman, saya harap guru terus meningkatkan kompetensi dan perannya.
Karena itu kata Abdul Muis, proses belajar mengajar dan hasil belajar mengajar siswa sebagian besar sangat ditentukan oleh seberapa peran dan kompetensi seorang guru.
Kendati tambah ayah dari Muhamad Fahrizan Islam yang saat ini memilih karier di Kepolisian ini, seorang guru harus menjadi sosok yang bisa membentuk watak dan jiwa para pendidik. Karena itu tambahnya kendati dunia terus mengalami perkembangan, tapi seorang guru harus tetap menjadi motivator, fasilitator dan mediotor.
“Selamat mengakhiri masa pengabdian sebagai seorang pendidik, semoga pengabdiamu akan menjadi lentera bagi generasi penerus bangsa.” Kata Salah guru Johani, S. Pdi.
Puisi Perpisahan
Engkau telah mengajarkan banyak ilmu, dan kenangan bersamamu selalu terukir di hati…
Pelajaran dan patuah yang telah engkau ajarkan selama bersama, akan menjadi bekal dalam meraih asa.
Wajahmu akan selalu terpatri diingatan..
Senyummu yang penuh kesabaran dalam membimbing dan kata-kata bijakmu akan selalu menjadi pedoman, yang selalu menuntun disetiap kebimbangan.
Sebentar lagi kita berpisah, dengan penuh berat dan haru…terima kasih semua cinta dan ilmu yang engkau berikan dengan tulus.
Engkaulah cahaya dalam gelap dan penunjuk jalan disetiap langkah..
Denganmu kami tumbuh dan berkembang, jejakmu akan selalu kami ikuti…
Tiga tahun lebih kau membimbing kami dengan penuh cinta, selamat menempuh dunia baru sebagai seorang purna bhakti…
Do,a kami selalu menyertaimu, disetiap langkah yang engkau lalui
Kelak saat kami bisa meraih mimpi, namamu tak akan pernah terlupa..
Dalam do,a dalam langkah kami, engkau adalah bagian dari cerita yang selalu terpatri dalam hati.( Yesha)








