Pemkab Dompu Gelar Rakor Hadapi Kenaikan Harga Beras


 

DOMPU, DOMPUPOST. COM
Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait tingginya harga beras, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Dompu menggelar Rakor Hadapi Kenaikan harga beras.
Rapat Koordinasi yang di gelar ruang rapat Bupati Jumat (1/3).

Adapun dasar Rakor yakni
Surat Wakil Bupati Dompu Nomor 500/56/EKONSDA/2024 tanggal 29 Februari 2024 perihal Undangan Rakor TPID, agenda Rapat Koordinasi Menghadapi Kenaikan Harga Beras. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Dompu – H. Syahrul Parsan, ST, MT juga dihadiri Anggota TPID dan undangan lainya.

Adapun pokok-pokok Arahan Wakil Bupati Domp, pertama Beras merupakan komoditas pangan utama bagi masyarakat. Sebagai komoditas pangan utama, beras mempunyai peran yang penting terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Kenaikan harga beras akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, akan tetapi disisi lain kenaikan harga beras akan berdampak pada penurunan ketahanan pangan dan bahkan akan berakibat pada rendahnya tingkat gizi masyarakat khususnya masyarakat golongan miskin. Karena itu kata Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, kenaikan harga beras bukanlah masalah biasa. Apalagi
komoditas itu telah memberi kontribusi besar terhadap garis kemiskinan.

Kenaikan harga beras di bulan Maret 2023 dan
Kenaikan harga beras jika tidak dikendalikan maka akan berdampak pada sektor lain yang dapat menggerakan inflasi. Masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah kebawah akan sangat merasakan dampak dari kenaikan harga beras. Biaya yang dikeluarkan akan lebih besar pada pembelian beras, sehingga pengeluaran untuk kebutuhan lain akan terganggu.

Sesuai BPS 2022, rata- rata pengeluaran untuk makanan sebesar 59,95% dan non makanan sebesar 40,05%. Secara Nasional, No 25,31 10,98 3,72 2,43 2,12 1,87 1,87 1,79 1,79 1,54 2,34 1,88 1,80 1,79 1,65 1,58 di rumah tangga miskin, pengeluaran untuk makanan dapat mencapai 73,66% dan non makanan 26,34%. Sehingga kenaikan harga beras, akan
Kontribusi terhadap Garis Kemiskinan Maret 2020 (%).

Komoditas
1 Beras Desa
Kota, 2. Rokok kretek filter
20.22
12.16, Telur ayam ras 2,92 4,30 gula pasir daging ayam ras 2,05 Mie Instan 4.13
7 Kopi bubuk & kopi instan (sachet), Roti Kue basah, Bawang merah dan tempe akan berpengaruh pada keadaan ekonomi rumah tangga. Selain itu kenaikan.

harga beras akan berpengaruh pada kualitas beras yang mampu dibeli oleh masyarakat.
Dampak kenaikan harga beras terhadap kemiskinan:
kenaikan harga beras. Perubahan Jumlah Penduduk Miskin
10%
330.031
20%
660.062
Secara nasional, komoditas beras adalah penyumbang terbesar terhadap kemiskinan, dimana peningkatan harga beras sebesar 10% berpotensi meningkatkan inflasi sebesar 0,9% (langsung dan tidak langsung) dan angka kemiskinan sekitar 1,3%. (sumber: TNP2K)
30%
990.093
40%
1.320.123, neraca beras Dalam daerah perkiraan realisasi panen komoditi padi di Kabupaten Dompu pada bulan Februari 2024 adalah sebesar 2.063 Ha. Jika asumsi provitas 6 ton/ha maka akan didapatkan gambaran produksi padi sebesar 12.378 ton. Jika diasumsikan persentase beras yang dihasilkan adalah 65%, maka akan menghasilkan 8.046 ton beras.
Dari jumlah penduduk Dompu sebanyak 239.781 jiwa (BPS 2022), maka asumsi dari kebutuhan sebesar 135 kg/kapita/tahun atau 11,25 kg/kapita/bulan adalah sebesar 2.697 ton/bulan. terdapat surplus 5.349 ton. Hanya saja, kemungkinan telah diperdagangkan antar kabupaten/pulau. Neraca beras dalam Provinsi
Produksi Gabah kering Giling NTB Tahun 2024 Bulan Januari 29.032 ton
dan Februari 31.536 ton dengan total 60.568 ton. Jika dijadikan beras,
akan diperoleh 38.460 ton beras selama 2 bulan. Kebutuhan konsumsi beras Masyarakat NTB ±43.000 ton per bulan, atau ±86.000 ton selama Januari Februari 2024. Terdapat defisit (minus) 47.540 ton dari kebutuhan selama Januari- Februari ini.
4. Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras. Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras, harga gabah untuk Kadar air 14% Rp. 6.300, dan Beras di Gudang Perum Bulog Rp. 9.950. untuk harga eceran tertinggi (HET) Pemerintah telah menetapkan berdasarkan sistem zonasi dan Nusa Tenggara Barat Termasuk pada Zona I dimana HET beras medium
Rp.10.900/kg dan HET beras premium Rp.12.900/kg. 5. Perbandingan Perkembangan harga yang terkumpul dalam aplikasi SIRAGA, menurut sumber datanya:
a. Enumerator Disperindag (UPTD Pasar)
HARGA BERAS DI PASAR BAWAH
p1000
12:000
P00
Harga beras medium dari awal Januari 2024 terjaga di harga Rp.13.000/kg. hanya saja di pekan ke-2 Februari 2024, stok beras medium di pasar, KOSONG. Harga beras premium hingga akhir Februari mengalami kenaikan 21,4% dari awal Januari 2024 di harga Rp.14.000/kg. (Disperindag Dompu/Jun)

Berita Terkait

Top