Cara Cerdik Nabi Idris AS, Untuk Tetap Tinggal di Surga


DOMPU, DOMPUPST. COM
Inilah salah satu cara Cerdik Nabi Idris AS untuk mengelabui Malaikat, yakni dengan sengaja meninggalkan sandalnya di bawah salah satu pohon rindang di dalam surga saat ia diminta keluar oleh Malaikat Maut (Izrail).

Kisah yang bersumber dari berbagai riwayat dan literatur Islam ini terbagi ke dalam beberapa tahapan peristiwa menarik berikut:

Pertama, Nabi Idris AS meminta izin melihat Surga dan Neraka. Nabi Idris AS awalnya meminta bantuan Malaikat Izrail untuk melihat keindahan surga dan kengerian neraka agar dapat meningkatkan ketakwaan dan ibadahnya kepada Allah SWT. Atas izin Allah SWT, Malaikat Izrail pun membawa Nabi Idris berjalan-jalan melihat isi akhirat.

Kedua, taktik Sandal yang tertinggal
setelah puas melihat isi surga dan waktu berkunjungnya habis, Malaikat Izrail meminta Nabi Idris untuk keluar. Sebelum melangkah keluar pintu surga, Nabi Idris dengan cerdik melepas dan meninggalkan alas kaki atau sandalnya di bawah pohon surga. Begitu berada di luar, ia berkata kepada Malaikat Izrail bahwa sandalnya tertinggal dan meminta izin masuk kembali untuk mengambilnya.

Ketiga, Nabi Idris, enggan keluar dan berargumen setelah masuk kembali ke dalam surga, Nabi Idris tidak kunjung keluar. Ketika Malaikat Izrail memanggilnya dari luar, Nabi Idris tidak mau keluar dan menyampaikan argumen yang kuat berdasarkan firman Allah SWT:
Setiap makhluk pasti mati: Nabi Idris sudah pernah merasakan kematian (atas permintaannya sebelumnya agar dicabut nyawa lalu dihidupkan kembali).
Setiap makhluk akan melewati neraka: Nabi Idris sudah pernah mendatangi dan melewati neraka.
Penghuni surga kekal di dalamnya: Berdasarkan ketentuan, siapapun yang sudah masuk ke dalam surga tidak boleh dikeluarkan lagi.

Mendengar hujah dan keinginan kuat dari Nabi Idris tersebut, Allah SWT akhirnya memberikan wahyu kepada Malaikat Izrail untuk mengizinkan Nabi Idris AS tetap tinggal di surga selamanya. Kisah ini semoga memberikan manfaat bagi kita, betapa surga yang dijanjikan itu merupakan tempat yang sangat indah dan keindahannya tidak ada bandingannya di dunia. (dikutip dari berbagai kisah Islam/Amon)

Berita Terkait

Top