PP Jakarta-Mataram Dan Menerobos Banjir Untuk Meliput Satu Berita


Oplus_16908288

 

Oleh: Junaidin M. Ali

Kisah ini berawal ketika saat itu di daerah saya terjadi kasus dugaan korupsi yang melibatkan seorang pimpinan daerah. Kebetulan saya menjadi seorang wartawan salah satu harian ternama di pulau Sumbawa yakni harian Bimeks.

Bagi kami sebagai seorang wartawan yang bertugas di Dompu saat itu, berita tentang dugaan keterlibatan pemimpin daerah itu merupakan berita yang sangat menarik dan selalu ditunggu oleh para pembaca setia Bimeks.

Lalu apa hubungan antara Pulang-Pergi Jakarta-Mataram dan harus menerjang Banjir?

Saat itu kalau tidak salah ingat hari Jumat, 2 Februari 2007 merupakan hari dan tanggal jadwal putusan kasus penyalahgunaan dana belanja tidak tersangka yang menyeret pimpinan daerah Kabupaten Dompu.

Sebagai seorang jurnalis yang setiap waktu mengikuti perkembangan berita kasus yang menyeret pimpinan daerah tersebut, mulai dari penyelidikan, penyidikan sampai pada tahap penetapan tersangka selalu menjadi berita hangat dan headline di Media tempat saya bekerja.

Dan Alhamdulillah Dewi Fortuna pun kebetulan lagi berpihak ke saya, salah seorang sahabat baik mengajak saya untuk ikut menyaksikan langsung sidang putusan itu di Jakarta tersebut. Karena katanya rasanya kurang lengkaplah jika pada saat sidang putusan kasus yang lagi ikonik tersebut tidak diikuti dari dekat. Sesuai informasi yang kami terima, jadwal sidang putusan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor Jakarta yang beralamat di Jalan Bungur Besar Raya Jakarta. Inilah adalah Pengadilan Tipikor pertama yang dibentuk di Indonesia kala itu. (yesha/ bersambung)

Berita Terkait

Top