Inilah Sosok Seorang Wartawan Yang Berani dan Pernah Ditodong Senjata
DOMPU, DOMPUPOST. COM
Dalam percaturan sosial politik di Tanah Air, nama Zannuba Ariffah Chafsoh begitu fenomena. Wanita yang lebih dikenal di seantoro Nusantara dengan Yenny Wahid ini salah satu simbol yang memiliki intelektual dan konsisten dalam memperjuangkan perdamaian.
Putri kedua dari mantan Presiden RI ke-4 ini memiliki jejak pemberani. Sebelum terjun ke dunia politik dan juga diplomasi. Wanita yang lahir pada 29 Oktober 1974, dari pasangan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Sinta Nuriyah, mengawali kariernya di dunia jurnalis yang penuh resiko.
Yenny Wahid adalah Alumni Desain Komunikasi Visual di Universitas Trisakti. Yenny saat itu memilih menjadi reporter lapangan di wilayah konflik. Dan keberanian Yenny sebagai seorang jurnalis ditunjukan saat ketegangan memuncak di Timir-Timur pasca referendum. Bayangkan disaat banyak jurnalis yang bertugas di propinsi ke 27 RI ini memilih evakuasi, namun anak kedua dari mantan Presiden ini terus bertahan meski sempat mendapat perlakukan kasar dari kaum milisi.
Nah, keberaniannya meliput peristiwa bersejarah itulah menjadikan Yenny memperoleh penghargaan jurnalistik bergensi, Walkley Award.
Kebetulan saat itu, Yenny menjadi koresponden untuk media terkemuka negeri Kanguru, The Sydney Morning Herald dan The Age -Melbourne.
Keberanian jurnalis wanita ini bahkan mendapat apresiasi dari Internasional. Selain pernah bertugas di daerah konflik Aceh, Timor-Timur. Yenny juga menjadi saksi saat terjadi reformasi. Bahkan Yenny aktif meliput serta merekam semua kejadian mencekam di Jakarta jelang tumbangnya orde baru. Yenny juga sempat ditodong senjata oleh oknum aparat di sekitar Trisakti.
Sayangnya langkah Yenny menjadi jurnalis harus berhenti saat ayahnya Abdurrahman Wahid terpilih menjadi Presiden RI ke-4. Ia pun selalu mendampingi sang ayah dengan tugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik.
Yenny Wahid juga pernah memperdalam ilmu kepemimpinan dengan meraih gelar Master of Publik Administration (MPA) dari University Harvard Amerika Serikat. Dan berbekal ilmu yang diperolehnya itulah wanita yang dikenal murah senyum ini, pernah dipercaya memegang beberapa jabatan penting di negeri ini.
Kehidupan pribadi Yenny, dengan membangun keluarga yang harmonis dengan Dhorir Farisi dan dikarunia tiga anak dan semuanya perempuan yakni Malica Aurora Madhura, Amira dan Raisa Isabella Hasna. (Amon)








